Berani Meng-Introspeksi Diri Sendiri

Jujurlah selalu pada diri sendiri, jika salah katakan salah, jika benar katakan benar. Melakukan introspeksi demi kebaikan diri sendiri.

Berani untuk introspeksi diri berarti berani untuk melihat ke dalam diri sendiri. Saat melihat ke dalam diri sendiri haruslah dapat melihat dengan benar-benar jujur sehingga tidak ada kebohongan pada diri sendiri. Setelah dapat melihat dengan mata kejujuran  maka mulailah kita dapat menata kehidupan dengan lebih baik lagi untuk menjadi individu yang lebih suskes.

introspeksi Diri

introspeksi Diri

Akan tetapi haruslah diingat bahwasanyya media introspeksi bukanlah menjadi ajang untuk menghakimi dan menyalahi diri sendiri. Jadikan introspeksi sebagai media untuk selalu berbesar hati serta mengembangkan diri sendiri. Individu yang masih sulit untuk melakukan introspeksi diri akan memiliki kecenderungan akan mempunyai sikap kekanak-kanakan. Sesungguhnya kedewasaan dan kematangan diri akan lahir dari keterbukaan diri sendiri dalam melakukan evaluasi dan mengembangkan diri.

Ada saatnya kita harus mengetahui kapan harus melakukan introspeksi diri,

yaitu:

  • Sebelum melakukan sesuatu. Introspeksi merupakan langkah awal yang harus dilakukan saat kita akan melakukan sesuatu. Pikirkan rencana dan kesanggupan atau sumber daya yang diri kita miliki. Ibarat pepatah untuk membangun sebuah menara tentunya harus ada anggaran yang diperhitungkan.
  • Saat sedang melakukan sesuatu. Introspeksi dibutuhkan untuk mencegah agar tidak terlalu jauh melangkah jika ada kekeliruan. Kita dapat mengevaluasi metode ataupun cara pandang bahkan pengetahuan. Lakkukan proses antisipasi titik kritis dan langkah-langkah perbaikan jika diperlukan.
  • Setelah melakukan sesuatu tindakan. Ingatlah bahwa pengalaman merupakan guru terbaik. Oleh karenanya introspeksi diri termasuk tindakan untuk memperbaiki diri jika terjadi kekeliruan. Pembelajaran dibutuhkan agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama.

Jangan sungkan untuk melakukan introspeksi diri, karena sebagai manusia kita tidak luput dari kesalahan.

Leave a Reply