Gampang Bilang Putus? Itu terlalu Kekanak-kanakan

Mengapa mudah sekali mengatakan putus? Yuk simak artikel berikut ini lebih jelasnya lagi. Mungkin di antara kita yang sudah memiliki pacar atau pasangan, saat terjadi pertengkaran sering kali terlontar kata-kata ingin putus. Dan sebagian orang akan beranggapan jika sering mengatakan hal demikian malah dapat menjadikan diri kita menjadi lebih kekanak-kanakan bukan? Nah, lalu bagaimana cara yang bisa kita lakukan agar terhindar dari bahaya mengatakan kata putus tersebut?

Gampang Bilang Putus

Gampang Bilang Putus

Ya, hampir semua orang pernah mengalami pahitnya putus cinta bukan? Alasanya pun bermacam-macam karena perselingkuhan, berbeda agama, perbedaan pendapat, ataupun juga karena rasa bosan. Nah, tentunya tidak semua orang ingin mengalami sebuah perpisahan bukan? Beberaa masalah dalam percintaan adalah sudah menjalin hubungan yang lama namun akhirnya berpisah atau putus. Kok bisa sih? Atau memang ada banyak alasan yang akhirnya membuat hubungan anda menjadi berantakan.

Baca Juga :
Bertengkar Sehat Dengan Pasangan
5 Kebiasaan Buruk Yang Akan Membunuh Kecerdasan Anda

Setelah hubungan kalian putus, kalian akan masih merasa kesal dan beranggapan bahwa hubungan kalian hanya buang-buang waktu saja. Sebenarnya tidak seperti itu jika menurut saya. Dari putus tersebut kalian semua bisa belajar tentang berpacaran dan apa tanda-tanda jika ada yang berubah dalam hubungan anda.

Alasan Mengapa Sering Bilang Putus?

Ada beberapa alasan di bawah ini yang sering membuat anda atau pasangan anda sering mengatakan kata ‘putus’ saat sedang mengalami masalah dalam hubungan anda. Apa saja yuk di intip:

1. Belum dewasa

Sikap atau sifat yang belum menunjukkan rasa dewasa itulah yang menjadikan anda sering mengatakan kata ‘putus’ saat anda sedang memiliki masalah dalam hubungan anda. Sehingga anda masih memiliki cara berpikir yang labil. Anda juga belum memikirkan jauh ke depan sebelum mengatakan hal demikian. Hal tersebut juga di dasari dengan perasaan emosi yang tidak tertahankan.

2. Masih ragu-ragu

Ya, mungkin anda atau pasangan masih merasakan keraguan dengan hubungan anda apakah akan baik-baik saja atau tidak. Kemudian juga ada begitu banyak hal yang akan membuat keraguan pada hubungan anda. Salah satunya adalah cinta anda dan pasangan anda. Walaupun, seandainya Anda sudah menunjukkan seberapa besar cinta Anda kepadanya, dia mungkin masih memerlukan waktu untuk benar-benar memercayai itu sepenuhnya.

3. Adanya orang ketiga

Kehadiran hadirnya orang ketiga menjadi salah satu penyebab dari keretakan hubungan cinta anda dan pasangan. Jika anda merasa ada yang berubah dari diri pasangan anda, maka lebih baik anda mewaspadai tanda-tanda itu, jika tidak ingin terlalu sakit hati saat benar-benar berpisah darinya.

4. Sifat yang posesif

Posesif adalah salah satu sifat yang kurang baik. Anda harus menghindari sifat yang membuat pasangan anda merasa sangat  terkekang dan tidak tahan lagi. Jadi, setiap kali kalian bertengkar atau berselisih paham, dia akan dengan mudah mengatakan kata ‘putus’. Hal tersebut dilakukan karena ia merasa sangat tidak nyaman dengan sifat posesif anda. Maka anda harus melakukan introspeksi diri, dan menanyakan bagaimana sikap Anda padanya selama ini.

5. Perubahan Sikap

Sangat wajar jika pada masa PDKT anda akan merasakan momen manis setiap harinya. Namun, setelah menjalani hubungan yang cukup lama akan membuat anda merasa sangat berubah atau pasangan anda yang berubah.
dan akhirnya hubungan anda menjadi lebih hambar dan monoton. Perubahan sikap ini bisa mempengaruhi keharmonisan hubungan, yang pada akhirnya membuat salah satu pasangan merasa jenuh.. Perubahan sikap tersebut membuat anda atau pasangan anda  merasa diabaikan. Akibatnya, dia atau anda menjadi gampang mengatakan putus setiap kali kalian bertengkar.

 

Leave a Reply