Menghargai Kehidupan Diri Sendiri

Apa yang terpikirkan saat mendengar kata kehidupan? Bukan hanya karena kita dapat bebas bernapas atau melakukan kegiatan, sepertinya sepele tapi mungkin ada yang terlupakan oleh kita.

Ada sebuah pertanyaan besar dalam kepala kita yaitu bagaimana kita dapat menghargai kehidupan ini. Kehidupan yang sudah diberikan oleh Yang Maha Kuasa secara cuma-cuma. Bagaimana kita dapat menghargai kehidupan kita jika diri kita belum dapat menghargai diri kita sendiri?

Kehidupan didalam diri kita merupakan sebuah kunci bagi

Menghargai Kehidupan Diri Sendiri

Menghargai Kehidupan Diri Sendiri

kehidupan itu sendiri atau mempunyai impact yang sangat terasa bagi kehidupan kita di luar diri kita sendiri. Kehidupan ini diberikan pada kita oleh Sang Pencipta untuk menjadikannya sebuah perjalanan untuk memaknai kehidupan kita sendiri dan memaknai diri kita sendiri.

Apa sebetulnya fungsi, misi, dan tujuan kita ada diatas dunia ini, apa yang dapat kita berikan atau kontribusi kita bagi kehidupan kita dan lingkungan sekitar kita serta apa potensi yang telah Sang Maha Kuasa berikan pada kita.

Mengharagai kehidupan dapat dikatakan sebagai bagaimana kita memandang hidup kita sendiri di saat ini. Dalam kehidupan ini kita harus berani melakukan sebuah perubahan saat diperlukan. Mulailah menggali arti kehidupan mulai dari dalam diri sendiri terlebih dahulu.

Mengapa?

Karena bagaimana menghargai kehidupan itu sangatlah penting. Kita harus dapat menghargai kehidupan itu sendiri. Kita tinggal memilih ingin menjalankan kehidupan berdasarkan kesadaran dan pengelolaan batin yang tentunya memerlukan perjalanan hidup yang tidak singkat.

Apapun perjalanan diri kita saat ini merupakan refleksi dari kehidupan sebelumnya, oleh karenanya apabila saat ini kita masih merasa terbebani problem dimasa lalu yang belum terselesaikan atau belum berdamai pada diri sendiri. Ada baiknya selesaikan problem tersebut saat ini.

Belajar tentang kehidupan itu sangat mahal harganya dan mungkin hanya diminati oleh mereka yang ingin berubah. Oleh karenanya kita harus mempunyai keberanian untuk menilai diri sendiri secara jujur sejujurnya serta mampu menerima keadaan diri kita dengan apa adanya dan berani memaafkan semua yang pernah terjadi dengan apa adanya. Hingga saat ini kita mampu untuk mengucapkan syukur dan mempunyai kemampuan untuk melihat hidup di masa depan dengan besar hati serta bijaksana untuk membedakan mana yang kita mampu kerjakan dan mana yang sekiranya tidak mampu dikerjakan.

Oleh sebab itu mulailah kita membangun hidup dimulai dari diri kita sendiri dengan membangun diri agar refleksi di luar diri kita menjadi lebih damai, berbahagia, dan bersyukur. Banyak jalan untuk memulai dan merubah kehidupan kita, dimulai dengan membangun diri kita sendiri.

Disaat kita mampu membangun diri, maka itu merupakan proses kita menjadi manusia yang mampu menghargai kehidupan yang sudah Tuhan berikan kepada kita. Kita tidak lagi menjadikan masa lalu, masa kini, dan masa depan menjadi sebuah bagian yang terpisah tetapi jadikan itu sebagai sebuah alur proses pematangan jiwa dan pembangunan diri seta nilai diri yang kuat yang dapat memberikan nilai napas daripada memaknai kehidupan itu sendiri.

Semoga kita semua dapat menghargai kehidupan diri kita sendiri. (Sumber: Ineke-Transpersonal Healer)

Leave a Reply