Tips Memilih Sahabat yang Baik

loading...

Sahabat adalah teman yang paling dekat dengan kita dan memiliki rasa persaudaraan yang hampir sama dengan saudara. Sahabat sudah menjadi tempat kita menaruh harapan sebagai tempat curahan hati, meminta saran dan pendapat, dan juga teman dikala susah dan senang.

Bagi anak yang menginjak dewasa atau remaja, sahabat adalah tempat yang lebih menjadi tempat curhat yang biasa adalah masalah lawan jenis. Hal ini wajar mengingat  masa remaja adalah masa akil balig. Ada kalanya persahabatan renggang dan juga ada masalah yang membuat tidak harmonis. Banyak pula rasa persahabatan berubah menjadi rasa  permusuhan akibat hal-hal yang sepele. Sudah seharusnya rasa persahabatan itu tak boleh kalah dengan yang namanya ego pribadi. Kalau masih kalah dengan ego, berarti belum bisa memaknai namanya sahabat. Tapi maklum, usia remaja masih labil dan merasa paling benar. Rasa mengalah itu sangat gengsi.

Tips Memilih Sahabat yang Baik

Memilih Sahabat yang Baik

Tips Memilih Sahabat yang Baik

Lalu bagaimana memilih sahabat yang baik, tulus dan menerima apa adanya itu? Sebenarnya yang namanya sahabat itu adalah kejujuran dan rasa saling menerima. Namun karena masih labil tadi, rasa persaudaraan bisa luntur. Sahabat yang baik tentu tak egois. Lagi pula sebenarnya tak ada sahabat yang benar benar sahabat.

Setiap manusia memiliki tingkat ego masing masing yang tentu kita tak boleh bergantung atau percaya pada semua orang terutama sahabat. Rasa percaya juga penting, namun kita harus ingat bahwa hati manusia itu selalu termbang ambing. Lalu bagaimana tips yang dapat dilakukan  untuk mendapatkan atau memilih sahabat yang baik, berikut tipsnya:

Baca Juga :   5 Tanda Anda Bukan Satu-Satunya Yang Berada Di Hatinya

Sahabat yang Mau Memahami

Sahabat yang baik adalah sahabat yang  bisa memahami sahabatnya baik dari kebiasaan dan watak. Kalau sudah memahami, maka akan mudah  beradaptasi dengan kita. Kalau sudah tahu wataknya, kita juga tak akan  saling sebal dan curiga.

Mampu Menahan Emosi

Seorang sahabat pasti tahu karakter sahabatnya yang lain. Maka dari itu, kita harus saling memahami dari segi emosi pula. Kalau dua seorang sama sama memiliki emosi yang tinggi, maka cepat hancurlah kedua persahabatan tersebut. Ada baiknya ada yang menjadi peredam emosi.

Rela Berkorban

Seorang sahabat yang baik ialah yang sudi berkorban demi sahabatnya. Tentu bagi seorang sahabat tak ada salahnya untuk mau berkorban demi sahabatnya. Sebagai teman seperjuanagan tentu rela berkorban satu dengan yang lain adalah hal atau modal dalam persahabatan. Rasa kekeluargaan yang sudah sedemikian erat tentu akan menghasilkan rasa persahabatan yang sejati. Jangan sampai kita akan selalu bergantung terus pada sahabat, namun ada kalanya kita juga harus membantu sahabat kita sebisa mungkin dan dalam kondisi apapun. Semangat kebersamaan merupakan kunci kelanggengan suatu persahabatan.

Demikianlah ulasan seputar tips memilih sahabat yang baik. Semoga kita menjadi lebih bijak dalam memilih pertemanan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply